Subscribe or follow us on:

Koordinator Konservasi Gajah dan Harimau WWF Indonesia, Sunarto, mengatakan, Indonesia memerlukan lebih banyak polisi hutan dan teknisi kehutanan untuk mencegah kerusakan hutan.

Pemusnahan Trenggiling Featured

Written by  Agus Irwanto Wednesday, 13 March 2013 16:20

bakar-TG-001

Surabaya, bbksdajatim.org – Sebanyak 288 ekor Trenggiling (Manis javanica) dalam bentuk daging beku, dimusnahkan pada Rabu 13 Maret 2013 di halaman kantor Balai Besar KSDA Jatim. Ke 288 ekor Trenggiling tersebut merupakan tangkapan Balai Besar KSDA Jawa Timur atas kerjasama dengan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Surabaya, pada awal Desember tahun 2012 dengan tujuan pengiriman Hongkong.

 

 

Dalam sambutannya, Kepalai Balai Besar KSDA Jatim, Ir. Ludvie Achmad mengatakan bahwa kasus-kasus Kehutanan yang menonjol di Provinsi Jawa Timur adalah kepemilikan dan peredaran tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi undang-undang. Selama tahun 2012, BBKSDA Jatim telah melakukan kegiatan operasi tumbuhan dan satwa liar dengan barang bukti berupa Elang Jawa, Elang Ular Bido, Merak, Rusa, Kijang, Paruh Rangkok, Elang Hitam, Kakatua, Elang Bondol, dan 288 ekor Trenggiling beku.

 

Pemusnahan ke – 288 ekor Trenggiling tersebut dilakukan oleh Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, didampingi oleh Dirjen PHKA, Ir. Darori, Direktur Keanekaragaman Hayati, Ir. Novianto Bambang W, Kepala Dinas Kehutanan, dan Kepala Balai KSDA Jawa Timur. Juga, beserta perwakilan dari instansi-instansi terkait antara lain Lanudal – TNI AL Juanda, Balai Karantina Ikan, Bea Cukai, Kejaksaan Tinggi, dan Kepolisian Daerah Jawa Timur.

 

Usai acara pemusnahan, Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa kegiatan pemusnahan Trenggiling ini, di Indonesia sudah 16 kali dilakukan kegiatan serupa. Itu tandanya betapa tingginya kegiatan penyelundupan terhadap satwa tersebut yang dikhawatirkan semakin cepat laju kepunahan satwa di Indonesia. Zulkifli juga mengucapkan banyak terima kasih kepada instansi terkait seperti Kejaksaan, Kepolisian, Bea Cukai, dan Pengadilan atas kerjasamanya dalam menangkal kegiatan penyelundupan tumbuhan dan Satwa liar. Selanjutnya ia berharap bahwa para pelaku penyelundupan dapat diberi hukuman yang setimpal. (Agus Irwanto)

Read 299 times Last modified on Monday, 01 April 2013 09:24

Category Menu

Most popular

Sosialisasi Kebijakan Penyesuaian Subsidi Bahan Bakar Minyak

Sehubungan dengan surat Sekretaris Direktorat Jenderal PHKA nomor : S.1422/Set-1

Read more
Seribu Titik Api di Riau Berhasil Dipadamkan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengklaim sebanyak 1.041 titik api

Read more
Pemkot Malang tak sanggup lagi merawat satwa langka

Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, mengaku tak sanggup lagi merawat sejumlah sa

Read more
Buku Baru: Kakatua Langka Abbotti dan Kepulauan Masalembu

Sebuah buku tentang kakatua yang merupakan burung khas Indonesia dan Timor Leste

Read more
Pers Release Pengelolaan KBS

bbksdajatim.org, Surabaya - Bertempat di Kebun Binatang Surabaya, Kepala Balai B

Read more
137948
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2
403
2057
132053
3443
18787
137948

Your IP: 207.241.237.103
Server Time: 2013-08-09 00:09:07