Subscribe or follow us on:

Pelaku kebakaran hutan secara sengaja dan tertangkap tangan, akan diproses dengan peraturan yang ada denganhukum pidana, demikian disampaikan Ir. Suyatno Sukandar, M.Sc., Kepala Ba

Pertemuan Sub-Regional ke-17 MSC, Pengendalian Polusi Asap Lintas Batas ASEAN

Written by  Tuesday, 04 August 2015 08:07
Pengendalian Polusi Asap Lintas Batas ASEAN telah menjadi isu hangat di lingkup ASEAN.  Hal ini telah mendorong negara ASEAN untuk bertemu merumuskan upaya strategis memecahkan permasalahan kebakaran hutan dan lahan serta pencemaran asap lintas batas negara dengan semangat ASEAN. 
 
Selasa (28/7) bertempat di Hotel Sheraton Bandara Jakarta telah dilaksanakan Seventeenth  Meeting of the Sub-Regional Ministerial Steering Committee (MSC) on Transboundary Haze Pollution. Pertemuan ini dihadiri oleh Menteri-Menteri yang mengurusi masalah lingkungan dari negara ASEAN yang menjadi Ministerial Steering Committee (MSC), yaitu: HE Pehin Dato Haji Suyoi Osman (Brunei Darussalam), Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc (Indonesia), Datuk Seri G. Palanivel (Malaysia), Dr. Vivian Balakrishnan (Singapura), dan General Dapong Ratanasuwan (Thailand).
 
Pada pertemuan tersebut para menteri menyampaikan apresiasi atas upaya substantif oleh Indonesia dalam melaksanakan Rencana Aksi-nya dalam Berurusan dengan Polusi Asap Lintas Batas, yang meliputi antara lain mobilisasi angkatan bersenjata dan Manggala Agni untuk menekan kebakaran, memperkuat penegakan hukum untuk mengatasi pembakaran terbuka, pemantauan secara ketat dan terus menerus terhadap hotspot dan koordinasi antar pemerintah daerah, pemerintah pusat, sektor swasta dan masyarakat untuk mencegah dan menekan kebakaran lahan dan hutan.
 
Negara-negara anggota Ministerial Steering Committee (MSC) juga berkomitmen untuk memberikan telaah strategis dari Program-program dan Kegiatan-kegiatan Sub-Regional Ministerial Steering Committee (MSC), yang meliputi meningkatkan manajemen pengendalian asap melalui peringatan dini/pemantauan, pencegahan dan penanggulangan kebakaran; penyempurnaan Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran; operasionalisasi level peringatan dini kebakaran; membuat poin pemicu langkah tanggap darurat pencegahan dan penanggulangan kebakaran dengan memasukkan mereka dalam SOP yang ada untuk Monitoring, Penilaian dan kerjasama Tanggap Darurat; dan memenuhi kebutuhan pelatihan dari negara anggota ASEAN di bawah The Regional Haze Training Network.
 
Para menteri juga telah mengantisipasi prakiraan cuaca dari ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC) pada bulan Juni
Read 65 times

Category Menu

Most popular

Pembersihan Sampah di Manggis

Penutupan Cagar Alam (CA) Manggis Gadungan pada September 2014 ternyata tidak me

Read more
Pertemuan Sub-Regional ke-17 MSC, Pengendalian Polusi Asap Lintas Batas ASEAN

Pengendalian Polusi Asap Lintas Batas ASEAN telah menjadi isu hangat di lingkup

Read more
Pemetaan Sumber Daya Alam Pulau Kecil

  Badan Informasi Geospasial (BIG) atau yang dahulu lebih dikenal dengan B

Read more
Tujuh Fakta Rekor Iklim Global yang Terjadi

Dalam satu paket laporan tahunan yang berjudul State of the Climate in 2014 yang

Read more
Identifikasi Kebutuhan Diklat

Senin, 27 Juli 2015 bertempat di aula kantor BBKSDA Jawa Timur, tim dari Pusdikl

Read more